Apakah E-waste itu

Pernahkah anda mendengar tentangĀ E-waste? E-Waste atau elektronik waste adalah sampah yang dihasilkan dari barang-barang elektronik yang kita pakai sehari-hari. Di zaman yang canggih seperti sekarang ini, banyak sekali produsen barang-barang elektronik yang menciptakan gadget-gadget baru dengan fungsi yang sangat canggih, dan tidak dipungkiri anda pun pasti tertarik untuk membelinya. Tapi pernahkah anda terpikirkan kemana gadget-gadget bekasĀ  yang tidak anda pakai itu? disinilah permasalahan terjadi, banyaknya sampah elektronik yang tidak terpakai itu hanya terbuang percuma dan menjadi limbah.

Yang harus anda ketahui adalah sampah yang dihasilkan dari barang-barang elektronik tersebut tidak bisa dibuang begitu saja. Karena jika barang elektronik tersebut ditimbun di dalam tanah, samapah elektronik itu dapat merusak kesuburan tanah. Cara pemusnahan dengan cara dibakar pun tidak kalah berbahayanya, asap yang dihasilkannya dapat merusak udara. Terlebih lagi bila dalam proses pembakaran terjadi pelelehan kompone,n barang elektronik  tersebut akan melepaskan merkuri dan cadmium (logam beracun) ke udara, tanah, dan air. Padahal kedua logam tersebut sudah dipastikan berbahaya untuk manusia.

jadi cara apakah yang harus kita lakukan untuk mengurangi keberadaan E-waste ini? Hal yang utama yang harus dimulai adalah dari diri kita sendiri. Cermatlah dalam menggunakan barang elektronik disekitar anda, bila barang tersebut masih bisa dipakai dan bisa diperbaiki saat rusak maka teruslah digunakan. Bila anda hendak membeli gadget, pilihlah sesuai kebutuhan dan bukan hanya sekedar gaya. Pilih juga gadget yang dapat di upgrade agar tetap canggih dalam penggunaanya. Terakhir tidak ada salahnya anda mencari tahu tentang produsen elektronik  atau lembaga lingkungan yang menyediakan jasa penampungan barang elektronik bekas, hal ini bertujuan untuk mengurangi penggunaan barang-barang elektronik yang ada disekitar anda. Semoga informasi tadi bermanfaat untuk anda dan membuka mata hati anda untuk lebih peduli terhadap lingkungan.

Salam Sahabat Hijau!

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *