Mengapa Harus Minum Jamu?

Di kala musim hujan seperti ini, pasti beberapa dari anda mengeluhkan berbagai macam penyakit, dari flu, batuk, hingga sakit di seluruh badan. Biasanya pilihan anda jatuh kepada dokter yang cenderung memberikan vitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh anda. Tapi pernahkah anda terpikirkan untuk mengkonsumsi jamu?

Jamu adalah minuman turun temurun sejak nenek moyang yang diracik secara tradisional dengan menggunakan bahan herbal. Jamu sekarang ini ada yang dijual secara modern juga, tetapi hal ini tidak mengurangi keberadaan tukang jamu gendong yang menjual jamu secara tradisional. Justru sebagian orang lebih memilih racikan jamu yang dijajakan secara tradisional (jamu gendong), karena mereka merasa pengolahan jamu gendong lebih tradisional dan alami.

Banyak jenis jamu tradisional yang sudah diketahui manfaatnya, seperti menambah nafsu makan, menghilangkan pegal-pegal, sampai meningkatkan daya tahan tubuh. Meski banyak sekarang ini beredar suplemen-suplemen penambah tenaga, namun jamu masih menjadi pilihan utama beberapa orang untuk menjaga kesehatannya.  Berikut adalah jenis-jenis jamu serta khasiat yang bisa anda dapatkan dari mengkonsumsinya :

1. Jamu beras kencur

berkhasiat dapat menghilangkan pegal-pegal pada tubuh dan sebagai ‘tonikom’ atau penyegar saat habis bekerja. Dengan membiasakan minum jamu beras kencur, tubuh akan terhindar dari pegal-pegal dan linu yang biasa timbul bila bekerja terlalu payah. Selain itu, beras kencur bisa meringankan batuk dan merupakan seduhan yang tepat untuk jamu batuk.

2. Jamu Cabe Puyang

sebagian besar penjual jamu sebagai jamu ‘pegal linu’ artinya untuk menghilangkan cikalen, pegal, dan linu-linu di tubuh, terutama pegal-pegal di pinggang. Namun, ada pula yang mengatakan untuk menghilangkan dan menghindarkan kesemutan, menghilangkan keluhan badan panas dingin atau demam. Jamu cabe puyang banyak mengandung zat besi dan berkasiat untuk menambah butiran darah merah bagi yang kurang darah atau anemia.

3. Jamu Kudu Laos

khasiat jamu kudu laos adalah untuk menurunkan tekanan darah, tetapi ada pula yang mengatakan untuk melancarkan peredaran darah, menghangatkan badan, membuat perut terasa nyaman, menambah nafsu makan, melancarkan haid, dan menyegarkan badan.

4. Jamu Kunyit Asam

Jamu kunyit asam disebut juga ‘adem-ademan atau seger-segeran’, yang dapat diartikan sebagai jamu untuk menyegarkan tubuh atau dapat membuat tubuh menjadi dingin. Ada pula yang mengatakan bermanfaat untuk menghindarkan dari panas dalam atau sariawan, serta membuat perut menjadi dingin. Seorang penjual jamu mengatakan bahwa jamu jenis ini tidak baik dikonsumsi oleh ibu yang sedang hamil muda sehubungan dengan sifatnya yang memperlancar haid. Ada pula penjual jamu yang menganjurkan minum jamu kunyit asam untuk melancarkan haid.

5. Jamu Sinom

Manfaat bahan penyusun, serta cara pembuatan jamu sinom tidak banyak berbeda dengan jamu kunyit asam. Perbedaan hanya terletak pada tambahan bahan sinom, bahkan, beberapa penjual tidak menambahkan sinom, tetapi dengan cara mengencerkan jamu kunyit asam dengan mengurangi jumlah bahan baku yang selanjutnya ditambahkan gula secukupnya.

6. Jamu Pahitan

Jamu pahitan dimanfaatkan untuk berbagai masalah kesehatan. Penjual jamu memberikan jawaban yang bervariasi tentang manfaat jamu ini, namun utamanya adalah untuk gatal-gatal dan kencing manis. Penjual yang lain mengatakan manfaatnya untuk ‘cuci darah’, kurang nafsu makan, menghilangkan bau badan, menurunkan kolesterol, perut kembung/sebah, jerawat, pegal, dan pusing.

7. Jamu Kunci Suruh

Jamu kunci suruh dimanfaatkan oleh wanita, terutama ibu-ibu untuk mengobati keluhan keputihan (fluor albus). manfaat lainnya adalah menghilangkan bau badan, mengecilkan rahim dan perut, serta dikatakan dapat menguatkan gigi.

8. Jamu Uyup-uyup/Gepyokan

Jamu uyup-uyup atau gepyokan adalah jamu yang digunakan untuk meningkatkan produksi  air susu ibu bagi ibu yang sedang menyusui, baik pada ibu maupun anak dapat ‘mendinginkan’ perut.

Dilihat dari banyaknya khasiat yang di dapat dari mengkonsumsi jamu, maka tidak ada salahnya mulai dari sekarang biasakan diri anda untuk mengkonsumsi jamu, daripada multivitamin ataupun suplemen lainnya yang belum tentu sama khasiatnya. Jadi sudahkah anda minum jamu hari ini?

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *