Pohon Cemara di Hutan Cemara

Hutan yang merupakan salah satu jenis ekosistem yang sangat dipentingkan di bumi terancam keberadaannya karena beragam faktor. Hutan merupakan bagian penting di bumi karena hutan adalah paru-parunya bumi. Hutan tidak hanya menyediakan oksigen, namun hutan juga memiliki banyak manfaat untuk bumi dan mahluk hidup yang bergantung di bumi. 23% dari total lahan dibumi ini tertutupi oleh hutan.

Jika hutan kembali berkurang, bisa dibayangkan bagimana bumi tanpa hutan? Pasti panas, oksigen berkurang, banyak bencana di mana-di mana, dan pastinya global warming semakin dipercepat.

Kontribusi untuk meningkatkan pengelohan hutan sangat bagus untuk menjaga fungsi ekosistem hutan sesuai dengan fungsinya.
Salah satu jenis hutan yang berada di Indonesia adalah hutan cemara. Pohon cemara merupakan tanaman yang masuk ke dalam spesies casuarinaceae, tumbuhan ini juga diklasifikasikan sebagai tumbuhan berbiji atau bisa disebut spermatophyte.

Hutan cemara bukan hanya sebagai tempat tinggal mahluk hidup, namun juga sebagai peredam panasnya cuaca, menahan angina, sebagai peneduh, dan batang pohonnya dapat digunakan sebagai bahan baku perlengkapan furniture.

Ciri khas tumbuhan ini habitatnya berada mulai dari bumi bagian utara hingga selatan. Pohon cemara pun konon bisa berusia hingga ratusan tahun bahkan ribuan, tumbuhan ini berjenis pohenevergreen artinya tumbuhan ini daunnya jarang mengering dimusim panas atau gugur di musim dingin. Daunnya yang berduri mampu menahan air lebih dari tumbuhan berdaun lebar lainnya.

Semua itu terjadi karena adanya penguapan pada daun jauh lebih sedikit, ini lah yang mampu membuat tumbuhan ini bertahan dimusim apa pun.

Kulit kayu tumbuhan yang dewasa berwarana coklat tua dan terbilang tebal, biasanya terdapat retakan retakan pada dinding pohon. Tetapi pada saat masih muda kulit kayunya berwarna kehijauan dan belum mempunyai retakan. Yang paling penting tebalnya kulit kayu pada tumbuhan ini membuat tumbuhan ini kuat di musim apapun. Siklus hidupnya pun berbeda dengan pohon yang di klasifikasikan pohon berbiji lainnya, karena organ reproduksi jantan dan betina berada dalam satu individu yang sama, sehingga proses pembuahan pohon satu dengan pohon yang lain bisa terjadi. Organ reproduksinya terdapat pada runjung cemara dan pada rujung jantan terdapat serbuk sari, ukurannya lebih kecil dari betina. Rujung jantan hanya bisa hidup beberapa minggu saja, sedangkan betina mempunyai sel telur dan umurnya bisa tahunan.

Proses penyerbukan sama seperti tumbuhan berbunga pada lainnya, agar serbuk sari dari rujung jantan bisa sampai betina tidak melalui kupupu atau lebah karena mereka tidak tertarik pada rujung cemara. Tetapi melalui angin atau hewan yang menempel. Biasanya pohon jantan lebih tinggi dari betina agar memudahkan proses pembuahan.

Ukuran pohon cemara sangat bervariasi mulai dari ukuran tingginya 14m–100m lebih. Pohon cemara yang tumbuh di Indonesia beragam jenis seperti: cemara angin, cemara duri, cemara embun, cemara kipas, cemara laut, dan cemara udang.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *