Jenis dan Manfaat Cuka

Salah satu bahan tambahan yang sering dicampurkan ke dalam masakan adalah cuka. Cuka memiliki rasa masam khas yang mampu menggantikan tomat atau belimbing wuluh, sehingga masakan akan lebih menyegarkan jika ditambahkan cuka dengan takaran yang sesuai.

Biasanya untuk skala rumah tangga, jenis cuka yang digunakan adalah cuka botolan warna putih yang tersedia di berbagai toko atau supermarket. Namun, selain cuka jenis tersebut, cuka memiliki beragam jenis yang tidak banyak orang tahu. Apa saja jenisnya?

White wine vinegar

Cuka jenis ini merupakan jenis cuka yang paling banyak digunakan di masyarakat umum. White wine vinegar atau yang biasa disebut cuka ini berbahan baku alkohol yang dioksidasi dan menghasilkan cuka berwarna transparan atau bening.

Wine vinegar

Cuka jenis ini memiliki rasa dengan tingkat keasaman yang lebih rendah dibanding jenis cuka lainnya. Biasanya cuka anggur dimatangkan dalam tong kayu selama dua tahun untuk menghasilkan kualitas terbaik dan memiliki rasa kemasaman yang kompleks. Cuka jenis ini terbuat dari anggur merah dan putih.

Apple cider vinegar

Cuka jenis ini bisa juga disebut dengan cuka apel. Cuka apel terbuat dari sari apel atau ampas jus apel.

Selain sebagai penambah rasa dalam masakan atau makanan yang dihidangkan. Cuka memiliki banyak manfaat seperti, sebagai bahan pengawet, antiseptic, desinfektan, dan obat-obatan. Selain memiliki manfaat tersebut di atas. Cuka juga memiliki fungsi dan manfaat yang lain seperti:

Mengkilapkan peralatan stainless steel

Keran yang sudah berkarat dan mampet atau peralatan makan stainless steel yang sudah usang, sebaiknya jangan dibuang dulu karena bisa dibuat menjadi seperti baru kembali. Agar kembali terlihat seperti baru, caranya: larutkan satu sendok garam dalam dua sendok cuka, gosok-gosok permukaan barang, lalu bilas dengan air.

Membersihkan toilet

Toilet yang berwarna kecoklatan memang tidak enak dipandang. Untuk membuatnya seperti baru kembali, Anda hanya harus mencampurkan cuka dan air dengan perbandingan yang sama lalu sikat toilet tersebut dengan campuran cuka dan air.

Mencegah keracunan

Peralatan makan, tea set, atau wine set yang terbuat dari bahan porselen yang baru dibeli, sebaiknya dimasak 2-3 jam dalam air campuran cuka 10% untuk menghilangkan kandungan zat tiny alumunium. Zat tiny alumunium yang terkandung dalam peralatan porselen (baru dibeli) mampu merusak tubuh.

Selain itu, sebelum masak kepiting atau jenis seafood lainnya, rendam dulu bahan makanan tersebut ke dalam air campuran cuka 1% untuk mencegah kemungkinan keracunan makanan yang disebabkan oleh kuman halococci.

Membersihkan karpet

Membersihkan karpet yang berdebu di rumah dapat menggunakan bahan penambah rasa ini. Caranya dengan mencampurkan satu sendok cuka ke dalam cairan pembersih dan satu liter air bersih, karpet atau permadani dibasahi dengan campuran tersebut, lalu sikat dan dilap dengan kain.

Ternyata cuka bukan hanya bermanfaat sebagai penambah rasa makanan, namun juga bermanfaat sebagai pembersih perlengkapan rumah tanpa harus menggunakan bahan kimia berbahaya.

Selamat mencoba

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *