Food Cures: Apa dan Contohnya

Di zaman sekarang ini, kesehatan adalah sesuatu yang sangat berharga. Begitu banyak penyebab yang dapat menurunkan kesehatan, seperti pola makan yang tidak sehat, obat-obatan, polusi, dan jarang berolahraga. Untuk menjaga kesehatan diperlukan kedisiplinan dan pola hidup yang sehat.

Food cures adalah menjadikan makanan sebagai obat dengan melakukan pola hidup sehat. Melakoni hidup sehat, kita harus pintar dalam menjaga kesehatan tubuh kita dengan melakukan berbagai kegiatan olahraga dan pola makan yang sehat. Berikut adalah contoh food cures :

  1. Lebih Positif (Dark Chocolate). Penelitian menunjukkan bahwa coklat hitam dapat meningkatkan kesehatan jantung, menurunkan tekanan darah, mengurangi kolesterol LDL, dan meningkatkan aliran darah ke otak. Hal ini juga meningkatkan serotonin dan endorphin tingkat, yang berhubungan dengan peningkatan suasana hati dan konsentrasi yang lebih besar. Carilah coklat yang mengandung 60% kakao atau lebih tinggi. Selain itu bagi anda yang mudah marah coklat sangat membantu meredakan amarah karena cokelat penuh dari asam amino L-triptofan, yang dapat meningkatkan produksi serotonin, zat kimia otak yang mengatur suasana hati. (Orang yang menderita depresi sering memiliki kadar serotonin rendah) Yang harus dihindari adalah alkohol.
  2. Menurunkan Tekanan Darah (Telur Goreng). Makan telur goreng dapat membantu mengurangi tekanan darah tinggi. Dalam sebuah studi tabung reaksi, para ilmuwan di Kanada menemukan bahwa sarapan siaga menghasilkan tingkat tertinggi ACE inhibitor peptida, asam amino yang melebarkan pembuluh darah dan memungkinkan darah mengalir lebih mudah.
  3. Mengurangi Stress (Permen Karet). Jika anda sedang mengalami stress dengan pekerjaan anda, kunyahlah permen karet. Menurut para peneliti Australia, orang yang mengunyah permen karet pada saat menghadapi tes mengalami penurunan stress 17 persen. Selain itu, mengkonsumsi di saat gejalamag mulai mengganggu mampu mengurangi asam lambung.
  4. Mencegah Depresi (Ikan Salmon). Omega-3 dapat menenangkan sisi neurotik Anda, menurut sebuah studi dalam jurnal Psychosomatic Medicine. Para peneliti menemukan bahwa orang dewasa dengan kadar terendah asam eicosapentaenoic (EPA) dan docosahexaenoic acid (DHA) lebih cenderung memiliki neurosis, yang merupakan gejala untuk depresi. Salmon yang sarat dengan EPA dan DHA, seperti kenari, biji rami, dan bahkan kembang kol mampu mengurangi kadar depresi dalam otak.
  5. Menurunkan Berat badan (Yogurt). Probiotik dalam yogurt dapat membantu Anda menurunkan berat badan. Ilmuwan Inggris menemukan bahwa organisme aktif dalam tubuh meningkatkan pemecahan molekul lemak pada tikus, mencegah tikus dari kenaikan berat badan. Selain itu, yogurt sangat baik untuk kesehatan usus dan alat reproduksi.
  6. Meningkatkan Energi (Ayam dan Ikan). Protein dalam daging tanpa lemak seperti ayam dan ikan tidak hanya pandai menahan kelaparan dan meningkatkan metabolisme. Peneliti University of Illinois menemukan bahwa orang yang makan jumlah protein yang lebih tinggi memiliki tingkat energi yang lebih tinggi dan tidak merasa lelah.
  7. Meningkatkan Ketahanan Tubuh (Remis). Kerang dapat membantu ketahanan tubuh karena kerang mengandung magnesium yang penting dalam metabolisme, fungsi saraf, dan fungsi otot. Ketika kadar magnesium rendah, tubuh akan memproduksi asam laktat yang dapat menyebabkan kelelahan. Dan yang harus dihindari adalah makanan tinggi gula dan kafein.
  8. Meredakan Batuk (Madu). Menurut ilmuwan Penn State, madu dapat mengurangi frekuensi dan tingkat keparahan batuk, campurkan madu dengan secangkir teh hangat untuk hasil minuman yang menyehatkan dan nikmat.]
  9. Meredakan Migrain (Zaitun). Makanan kaya lemak tak jenuh tunggal yang sehat membantu mengurangi peradangan, katalis untuk migrain. Satu studi menemukan bahwa senyawa anti-inflamasi dalam minyak zaitun menekan enzim yang terlibat dalam peradangan dengan cara yang sama seperti ibuprofen. Selain zaitun, alpukat dan almond juga tinggi lemak tak jenuh tunggal atau bisa mencoba daun kemangi atau ikan berlemak seperti throut, sarden dan ikan haring. Dan penelitian menunjukan bahwa 20 persen penderita migrain sensitif pada satu atau lebih makanan tertentu seperti, daging olahan, pemanis buatan, MSG, jeruk, cokelat dan keju keras.
  10. Perbaikan Otot (Bayam). Anda tentu ingat kartun masa kecil kita dulu, “Popeye”. Di kartun tersebut digambarkan popeye sangat sering mengkonsumsi bayam, sehingga otot-otonya menjadi besar dan kuat. Ternyata menurut peneliti Rutgers, dalam bayam ditemukan senyawa dalam sintesis protein yang berguna untuk mengobati sel-sel otot manusia. Senyawa ini memungkinkan jaringan otot untuk memperbaiki dirinya sendiri dengan lebih cepat.
  11. Meningkatkan Fokus dan Konsentrasi (Sarden). Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam Nutrition Journal, minyak ikan dapat membantu meningkatkan kemampuan Anda untuk berkonsentrasi. EPA dan DHA, asam lemak yang terkandung dalam ikan sarden, meningkatkan komunikasi antara sel-sel otak dan membantu mengatur neurotransmitter yang bertanggung jawab untuk fokus mental. Salmon, trout, halibut, dan tuna juga merupakan sumber besar dari EPA dan DHA.
  12. Melindungi Otak (Steak). Menurut para ilmuwan Inggris, vitamin B12, nutrisi penting yang ditemukan dalam daging, susu, dan ikan, dapat membantu melindungi Anda terhadap kerusakan otak. Para peneliti menemukan bahwa orang tua dengan kadar tertinggi vitamin B12 enam kali lebih mungkin untuk memiliki penyusutan otak dibandingkan dengan tingkat terendah.
  13. Membangun Kekuatan Otak (Wortel). Peneliti dari Harvard menemukan bahwa pria yang mengkonsumsi lebih banyak beta-karoten lebih dari 18 tahun telah secara signifikan tertunda kognitif penuaan. Wortel merupakan sumber antioksidan, seperti makanan oranye lain seperti butternut squash, labu, dan paprika.
  14. Menghindari Penyakit Alzheimer (Pisang, Apel dan Jeruk). Menurut para ilmuwan Korea, Antioksidan dalam pisang, apel, dan jeruk dapat membantu melindungi dari Alzheimer, para peneliti menemukan bahwa bahan kimia tanaman yang dikenal sebagai polifenol membantu sel-sel otak membentengi dari stres oksidatif, penyebab utama penyakit ini.
  15. Meredakan Kram pada saat Menstruasi. PMS dengan gejala kram perut sering dialami oleh kebanyakan kaum perempuan. Sebuah studi menunjukan bahwa biji rami dapat menyembuhkan kram pada perut. Biji rami dapat menghambat pelepasan prostaglandin tertentu. Yang harus dihindari adalah makanan yang mengandung asam arachadonic yang memicu memicu prostaglandin menyebabkan kram, seperti daging merah dan produk susu.
  16. Penolak Serangga/mengobati gigitan serangga. Jika anda terkena gigitan serangga anda dapat menggunakan lemon balm, cukup dengan mengosokkan langsung ke kulit yang terkena gigitan serangga.
  17. Mengurangi bau mulut. Masalah yang sering kita alami adalah bau mulut, apalagi pada saat kita puasa. Untuk mengurangi bau mulut, minum air teh setelah makan, karena menurut sebuah studi menemukan bahwa senyawa dalam teh dapat menghentikan bakteri yang berkembang biak yang menyebabkan bau mulut. Atau selain itu kita dapat mengunyah peterseli setiap hari, dan harus diingat ada beberapa makanan yang harus dihindari adalah bawang merah, bawang putih dan kubis.
  18. Sembelit. Makanan kaya serat membantu fungsi saluran pencernaan secara teratur dan menghasilkan kandungan air yang tinggi, jenis makanan yang bisa dikonsumsi seperti: pir, melon, tomat, dan anggur).
    Makanan yang harus dihindari adalah makanan olahan seperti makanan beku, daging tinggi lemak dan kopi. Dan jangan lupa makan secara teratur.
  19. Mulas. Jika anda merasakan mulas, mulas di perut bisa dikurangi dengan jahe yang diparut, diperas dan di campur dengan air hangat. Jahe dapat membantu memperkuat sfingter esofagus bagian bawah (LES), makanan yang harus dihindari adalah mentega,daging merah,tomat dan makanan pedas.
  20. Nyeri Sendi. Vitamin C yang melimpah pada strawberry, blueberry dan raspberry, dapat membantu memperlambat kerusakan pada sendi. Vitamin C memainkan peran penting dalam pembentukan kolagen yang merupakan komponen kunci dari tulang rawan.
    Tidak harus mengkonsumsi obat-obatan untuk meringankan sakit, makanan yang biasa dikonsumsi setiap hari pun bisa jadi alternatif obat bagi tubuh.

Mari kita budayakan hidup sehat dengan olahraga dan pola makan yang sehat.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *